Lantaran terganggu debu tambang galian C milik PT Rolas Nusantara Tambang (RNT), Ibu Sumiati ini berangkat ke acara mediasi antara warga dengan RNT dan Pemerintah Desa Alasbuluh, Kec. Wongsorejo, Banyuwangi. Acara yang berlangsung 9 Agustus 2018 lalu di Kantor Desa Alasbuluh ini berjalan hampir ricuh karena adanya usulan voting.
Tak urung, usulan itu menyebabkan sejumlah warga penolak tambang galian C PT RNT tersebut walk out termasuk Ketua Forum Masyarakat Peduli Lingkungan Desa Alasbuluh (Formalin) Fathan Thamrin. Fathan mensinyalir usulan voting tersebut sudah didesain sebelumnya, tujuannya agar tambang galian C disetujui. Merasa demikian, Fathan pun walk out, begitu pula dengan Ibu Sumiati ini. Selain itu, Fathan juga kecewa dengan ketidakhadiran RNT dalam mediasi ini.
Dijumpai Tim Media ForBanyuwangi di dekat ruang mediasi, Ibu Sumiati menuturkan alasan penolakannya terhadap tambang galian C yang bertempat di Afdeling Sidomulyo PTPN XII itu. Menurut warga RT 10/RW I Dusun Krajan Desa Alasbuluh ini, sejak tambang galian C itu beroperasi pada 2014 lalu, dirinya telah mengalami gagal panen 2 kali. Gagal panen itu menurutnya disebabkan oleh banjir sebagai dampak tambang galian C.
Pengurus Formalin Ahmad Sayuti menuturkan, sebelumnya tak pernah ada banjir besar di Desa Alasbuluh. Banjir besar baru ada setelah tambang galian C beroperasi. Untuk diketahui, pada30 hingga 31 Desember 2017 telah terjadi banjir besar. Banjir tersebut telah menyebabkan ladang seluas 10 hektar terendam air setinggi 30 cm. Banjir ini telah menyebabkan putusnya 2 jembatan yang ada di Dusun Umbulsari, Desa Alasbuluh. Putusnya dua jembatan tersebut menyebabkan terganggunya akses dan mobilitas sekitar 400 Kepala keluarga (KK).
Sebagai informasi, Juli 2018 lalu, ratusan warga bersama 4 organisasi lokal Wongsorejo berunjuk rasa menolak ekspansi tambang galian C dan rencana pembangunan Kawasan Industri Wongsorejo (KIW)
.
^^^^^^^^^
.
20 Agustus 2018
TIM MEDIA FORBANYUWANGI
.
Keterangan video: Pernyataan Ibu Sumiati tentang dampak tambang galian C.
.
#wongsorejomilikkita
#wongsorejotolakkiw