Kulminasi Satumin

Tangis memang tak ada urusannya dengan jenis kelamin. Baik pria maupun wanita, tetap sama-sama berpotensi menitikkan air mata. Begitu juga dengan Suranto. Lelaki 63 tahun itu menitikkan air matanya ketika putranya yang bernama Satumin, mengabarkan status terbarunya. Hari itu Kamis 26 Juli 2018. Di pukul 12.15 wib, Satumin keluar dari kantor Kejaksaan Negeri (Kejari) Banyuwangi.Lanjutkan membaca “Kulminasi Satumin”

Budi Pego, SID dan Endank Soekamti

Musik tak hanya jadi media pencapai kegembiraan. Selain sebagai saluran aktualisasi, musik juga dijadikan media untuk melawan ketimpangan sosial dan regulasi pemicu degradasi lingkungan. Secara praksis, hal tersebut telah diperagakan oleh musisi Jerinx (Superman Is Dead) dan Mike (Marjinal). Terpantik oleh sikap yang selama ini telah dipilih oleh Jerinx dan Mike, komunitas Outsider Banyuwangi danLanjutkan membaca “Budi Pego, SID dan Endank Soekamti”

Presiden Jangan Diam Atas Penghancuran Ruang Hidup Rakyat di Banyuwangi Oleh Tambang Emas PT BSI

Rilis Media WALHI, JATAM, WALHI Jawa Timur, forBanyuwangi Konstitusi Indonesia telah mengamanatkan bahwa bumi, air dan kekayaan alam yang terkandung didalamnya harusnya dilindungi oleh negara dan diperuntukkan sebesar-besarnya untuk keadilan dan kesejahteraan rakyat. Namun, memperhatikan konflik-konflik agraria dan ekologi belakangan ini, nampaknya kewajiban negara menjaga kekayaan alam untuk kesejahteraan rakyat masih jauh panggang dari api.Lanjutkan membaca “Presiden Jangan Diam Atas Penghancuran Ruang Hidup Rakyat di Banyuwangi Oleh Tambang Emas PT BSI”

Diplomasi Buah Naga

Kemarin Selasa 12 Desember 2017, kira-kira satu jam sebelum dimulainya sidang Budi Pego, kurang lebih 30 warga kaki Gunung Tumpang Pitu melakukan aksi simpati di seberang jalan Pengadilan Negeri Banyuwangi. Mereka membawa mobil pick up berisi penuh buah naga yang tinggal dibagi (karena sudah dikemas dalam tas kresek). Selembar kardus mereka pasang di badan pickLanjutkan membaca “Diplomasi Buah Naga”

Inkonsistensi Penentuan Sebuah Logo

Selasa, 28 November 2017. Abdul Wachid Habibullah (Penasihat Hukum terdakwa Budi Pego) bertanya kepada Ir. Djuni Thamrin, M.Sc, Ph.D (saksi ahli yang diajukan Jaksa Penuntut Umum) tentang logo yang identik dengan komunisme. Mantan Direktur Eksekutif Akatiga tersebut menjawab, logo-logo yang identik dengan komunisme itu adalah palu, arit, dan bintang dalam satu kesatuan. Tertarik dengan jawabanLanjutkan membaca “Inkonsistensi Penentuan Sebuah Logo”

Pak Puh

Ingin bertemu Pak Puh. Itu jawaban Justin Nasrul (2 th) saat ditanya mengapa dia mau ikut ibunya yang bernama Lilik Kurniawati menempuh jarak 60 km Pesanggaran-Banyuwangi untuk hadir di sidang Budi Pego. Hari Budiawan alias Budi Pego adalah Pakde Justin. Bocah lincah dan supel ini memanggil Budi Pego dengan sebutan Pak Puh. Sebuah sebutan khasLanjutkan membaca “Pak Puh”

Kajida WANTANAS Disambut Aksi Warga Tumpang Pitu

Selasa 21 November 2017. Berbarengan dengan digelarnya putaran ke-11 sidang Budi Pego di Pengadilan Negeri Banyuwangi, Dewan Pertahanan Nasional (Wantannas) melakukan kunjungan ke areal tambang emas Tumpang Pitu dan sekitarnya. Dalam kunjungan yang bertajuk Kajian Daerah (Kajida), bertempat di rumah makan Rojonogo, Siliragung, Wantannas melangsungkan tatap muka dengan tokoh-tokoh masyarakat Tumpang Pitu. Warga Bangorejo (ringLanjutkan membaca “Kajida WANTANAS Disambut Aksi Warga Tumpang Pitu”

Sarapan Sebelum Sidang

Hari ini (21/11/2017), Dewan Pertahanan Nasional (Wantanas) sedang mengunjungi Banyuwangi. Tim Wantanas ini semalam menginap di sebuah hotel yang baru dibangun pada era Bupati Abdullah Azwar Anas. Bisa jadi, ketika rombongan Wantanas sedang menikmati sarapan di sebuah hotel berbintang 3 di Banyuwangi, di saat itu pula di trotoar depan Pengadilan Negeri (PN) Banyuwangi seorang bocahLanjutkan membaca “Sarapan Sebelum Sidang”

Haus

Seperti yang sudah-sudah. Nensi Rahmawati (4 tahun) setia datang ke Pengadilan Negeri (PN) Banyuwangi untuk memberi dukungan bagi ayahnya, Budi Pego. Ini berarti sudah kali kesembilan Nensi rela menempuh jarak 60 kilometer lebih demi bisa memandang wajah ayahnya. Menyaksikan persidangan bagi seorang bocah seperti Nensi, tentu beda mereka yang dewasa. Terutama jika berkaitan dengan staminaLanjutkan membaca “Haus”

Sidang Diawasi Komisi Yudisial

–Radar Banyuwangi 25 Oktober 2017 BANYUWANGI – Ada yang berbeda dalam sidang lanjutan kasus spanduk berlogo palu arit atau perkara kejahatan terhadap keamanan negara yang digelar di Pengadilan Negeri Banyuwangi, kemarin (24/10). Sidang dengan terdakwa Hari Budiawan alias Budi Pego itu dipantau langsung oleh Komisi Yudisial (KY). Sidang itu dipantau dua orang penghubung dari KY.Lanjutkan membaca “Sidang Diawasi Komisi Yudisial”

Rancang situs seperti ini dengan WordPress.com
Mulai